Tampilkan postingan dengan label Pentigraf. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pentigraf. Tampilkan semua postingan
Minggu, Maret 31, 2024
Safro Tak Sanggup Melanjutkan
SUDAH tinggal di sudut bulan barulah malam ini Safro
menyatakan tidak sanggup. Ini malam ke-20 Ramadhan tahun ini. Tinggal 9 atau 10
hari saja lagi. Mengapa pula malam ini dia tidak bisa melanjutkan? Tekno, teman
Safro heran saja, tiba-tiba Safro berubah. Seperti kehilangan semangat.
"Jadi juga keluar? Baru berapa salam saja?" Tekno akhirnya bertanya
juga mengapa Safro ingin keluar setelah salam ini.
Sabtu, Maret 02, 2024
Safro Harus Kenduri Tiga Kali
MALAM ini ada tiga, Bang. Jangan lupa. Kata-kata isterinya
itu teringat sejak asar tadi sore. Artinya ada tiga tempat malam ini, katanya
dalam hati. Bagaimana caranya? Peliknya, isterinya mengiyakan semuanya. Safro
pusing tujuh keliling memikirkan tiga undangan itu. Sebagai ustaz kampung yang
selalu dipercaya memacakan doa pada acara-acara kenduri keluarga, Safro
memahami undangan itu. Ini, kan menjelang Ramadhan. Ya, apsti banyak yang akan
kenduri.
Sabtu, Februari 24, 2024
Gelisah, Safro Ikut Yasinan Nisfu Syakban
SETELAH diumumkan sepekan lalu, Safro bertekad ingin ikut
membaca Surah Yasin di masjid yang tidak jauh dari rumahnya. Bagi yang bersedia
ikut, mohon mendaftar karena ini khusus sifatnya. Safro teringat kata-kata
pengurus masjid malam itu. Pengurus mengingatkan kalau yasinan nisfu syakban
nanti dibaca tiga kali dengan diselingi doa-doa. Safro tahu itu tidak mudah
karena butuh waktu lama. Membaca satu kali saja sudah berat, apalagi tiga kali.
“Tapi Abang harus ikut, Tina.” Safro berkali-kali mengulangi kalimat itu karena
isterinya ragu.
Minggu, Februari 18, 2024
Safro Belum Kembali Pulang
SEJAK pencoblosan di TPS 03 selesai, Safro tidak langsung
pulang ke rumah. Sebagai Caleg dari salah satu partai Safro ingin memastikan
kalau suaranya di TPS tempat dia mencoblos pasti jumlahnya. Di TPS lain dalam
tiga kecamatan yang menjadi Dapilnya dia tidak terlalu menghiraukan.
"Suara di TPS kita, itu yang lebih penting. Jadi, saya harus menunggunya,
Sayang." Dia memastikan kepada isterinya, kalau besok habis mencoblos dia tidak
akan langsung kembali ke rumah. Tina tidak mempermasalahkan lagi. Debat malam
sebelum mencoblos itu memang agak sengit.
Minggu, Februari 11, 2024
Hiasan Pagar Rumah Safro Hilang Entah Kemana
SEPULANG dari masjid, Safro langsung marah-marah. Hatinya
sangat dongkol. Sebenarnya saat akan berangkat ke masjid Safro sudah ingin
meluahkan amarahnya melihat pagarnya yang sudah kosong melompong. Taka da lagi
banner sebagai alat kampenye para caleg yang sebelum ini terpasang rapi di
pagar rumahnya. Dia ingin mengamuk. Tapi kepada siapa? Subuh begitu belum ada
tetangga yang sudah bangun atau keluar rumah.
Senin, Februari 05, 2024
Safro Jadi Jukir
RABU ini sudah masuk hari keempat Safro pulang malam. Isteri
dan anaknya sudah tertidur ketika dia harus membuka pintu sendiri dari luar.
Dari pintu samping yang memang dikuncinya sendiri ketika berangkat setiap sore.
Malam ini dia kembali bersedih. Sejak malam pertama pulang kerja sebagai juru
parkir alias jukir dia sudah sangat sedih. Isterinya sudah diberi tahu kalau
pekerjaan ini sangat tidak sesuai di hatinya. Tapi mau kerja apa? Masih syukur
sahabatnya dari Sumatera Utara itu berbaik hati menerimanya sebagai jukir.
Sabtu, Januari 20, 2024
Safro Kehilangan
BERITA dan kejadian hari Selasa lalu itu masih
belum dapat diterima Safro sampai hari ini. Sudah hampir sepekan berlalu, Safro
masih belum dapat menerima kenyataan itu, katanya kepada isterinya, Tina. “Sudahlah,
Bang. Semua kita akan ke sana. Hanya waktu saja yang tak sama.” Dua kalimat ini
justeru menambah risau dan duka hatinya. Isterinya itu kelihatan lebih siap menerima
kepergian sahabat suaminya itu.
Minggu, Januari 14, 2024
Bersama Udin Semekot Safro Membawa Madu Tiga
SETELAH membawakan lagu Madu Tiga ala P. Ramli malam itu hubungan
Safro dengan isterinya justeru terganggu. Tiga hari lalu, saat Udin Semekot
hadir di Tanjungbalai Karimun bersama Gubernur Kepri dalam satu acara Safro
kebetulan hadir bersama isterinya. Udin Semekot yang top karena selalu
menghiasi layar kaca menghiasi acara hiburan. Dia mengajak Safro berduet karena
keduanya pernah berteman semasa kecil dulu.
Minggu, Januari 07, 2024
Safro Ikut Debat Capres
SETELAH Debat Capres pertama dua pekan lalu Safro merasakan
isterinya tidak seramah sebelumnya. Safro sendiri mencoba menekan perasaannya
atas pembawaan isterinya berubah pasca debat itu. Pertengkaran diantara
keduanya di malam Debat Capres pertama itu membuat hubungan suami-isteri itu
agak renggang. Safro tidak menduga harus sampai begitu. Perdebatan di luar televisi
terbawa arus debat di televisi, itu biasa menurut Safro.
Sabtu, Januari 06, 2024
Safro Takut Ikut Memilih
SEJAK dimulainya kampanye Pemilu dua pekan lalu hati Safro
berdegup kencang. Hatinya tidak tenang. Bukan karena dia diancam oleh Tim
Pemenangan salah satu Paslon karena berbeda pilihan. Safro selama ini tidak
pernah memberikan suaranya dalam setiap Pemilu. Begitu juga dalam Pilkada.
Tidak ada gunanya, katanya dalam hati. Petugasnya curang. Safro kembali
teringat kasus dalam Pemilu lalu. Waktu itu dia kebetulan ikut menjadi panitia
pemilihan di desanya.
Selasa, Desember 19, 2023
Cucu atau Nenek yang Merengek?
MAKAN sudah selesai, minum pun
sudah selesai. Dari duduk pun sudah bersurai. Maksudnya makan malam. Selasa
(19/12/2023) malam ini. Sebelum isya tadi, bahkan sudah selesai urusan kampung
tengah. Atok, nenek dan cucu satu-satunya bersama kami memang suka makan malam
bersama. Namanya juga keluarga kecil dengan tiga anggota saja. Emak dan ayah
Akiif bersama dua adiknya bertempat tinggal di rumah lain.
Minggu, Desember 17, 2023
Safro Sedih Mertuanya ke Masjid
SEJAK menikah dengan anaknya
Safro tidak pernah melihat mertuanya ke masjid yang jaraknya sangat dekat ke
rumah mereka. Kalau ditanya, Pak Sa'id, mertuanya itu cenderung marah. Kalau
sudah begitu, Tina, isterinya akan membela ayahnya. "Tidak usah
ditanya-tanya juga, Bang. Ayah memang belum mau salat ke masjid. Katanya salat
di rumah juga sah." Safro justeru tak pernah melihat mertuanya salat di
rumah seperti pembelaan isterinya itu.
Sabtu, Desember 09, 2023
Pagar Rumah Safro Berhiasan
BAGI Safro tidak masalah. Tapi isterinya mengatakan risih
melihat begitu banyak spanduk dan banner di pagar rumahnya. Rumah warisan orang
tuanya, itu belum pernah dipasang gambar-gambar orang begitu banyak sebelumnya.
Kenapa sekarang jadi begini banyak? Tina ngotot mempermasalahkan baner-baner
itu. Inilah, kalau rumah berada di perempatan persimpangan. Kendaraan berlalu
lalang jadi alasan orang memasang. Tahun ini pagar rumah mereka dipenuhi
spanduk. Ah, biar ajalah, kata Safro dalam hati.
Sabtu, Desember 02, 2023
Safro Dapat Tips dari Caleg
MULA-mula Safro ingin tutup mulut saja. Tidak usah diberi
tahu isteri, katanya dalam hati. Teman-teman di sekolahnya merasa bangga karena
dia akhirnya mau menerima. Itu tips dari orang berduit. Apa salahnya?
Kalimat-kalimat seperti itu masih mengganggu telinganya. Dia yang sejak awal
berperinsip tidak mau menerima pemberian dari orang dengan alasan dia tidak
merasa orang fakir-miskin, kini harus menerima. Pemberian Kepala Sekolahnya
saja dia tolak jika sekadar pemberian cuma-cuma. Kalau atas pekerjaannya, Safro
mau menerima pemberian di luar honornya dari Kepala Sekolah. Tapi pemberian
Caleg kali ini dia dipaksa teman-temannya menerima. Dia pun menerima seperti
beberapa temannya itu.
Sabtu, November 25, 2023
Safro Terpilih Menjadi Pengurus Saka Adhyasta Pemilu
BEGITU lama Safro menjadi pembina pramuka di sekolahnya. Tugas sehari-hari di sekolah adalah sebagai bagian pegawai Tata Usaha. Pekerja kebun. Keindahan taman adalah tanggung jawabnya. Hebatnya, Safro aktif di kepramukaan. Konon sejak di SD dia sudah menjadi anggota pramuka. Di SMP pun dia aktif di kepramukaan. Hingga menjadi pegawai honorer saat ini, suami Tina, itu tetap aktif di pramuka. Kini dia menjadi Pembina di Gugus Depan SD-nya.
Minggu, November 12, 2023
Safro Mundur dari Pencalonan
SETELAH Ketua RT 01 RW 04 Bukit Bujur menyatakan tidak akan
maju lagi pada bursa pencalonan Ketua RT periode berikutnya, ternyata cukup
banyak masyarakat RT 01 yang berminat menjadi Ketua RT. Pak Lurah melalui Ketua
RW sudah mengajak sejak lama agar tokoh-tokoh potensial majulah memimpin RT.
Tiga bulan menjelang masa bakti RT habis sudah disampaikan imbauan Pal Lurah
itu. Tapi sepi peminat.
Minggu, November 05, 2023
Safro Jadi Saksi Pernikahan Anak Pak Hadi
PERTAMA kali Safro menjadi saksi. Kebetulan anak Pak Hadi, tetangganya menikah. Sebagai kawan akrab, Safro diminta Pak Hadi sebagai saksi. Awalnya Safro menolak karena merasa belum pernah menjadi saksi orang akad-nikah. Tapi Pak Hadi meyakinkan, dan Safro menerima. Lagi pula dia sudah sering melihat orang dinikahkan dan saksi hanya akan mengatakan ‘sudah’ atau ‘belum’ saja ketika ditanya apakah sah atau belum.
Selasa, Oktober 31, 2023
Spanduk Safro Diturunkan
SETELAH ada kabar pasti bahwa pemilihan Ketua RT akan dilaksanakan tiba-tiba saja ada banyak masyarakat yang memasang spanduk berisi wajahnya. Ada juga yang dilengkapi kalimat tertentu. Safro salah satunya. Kasak-kusuk itu membuat Safro memasang foto-fotonya di sudut-sudut kampung. Hampir di setiap persimpangan jalan kampung ada spanduknya. Safro sudah lama berminat dengan jabatan itu. "Inilah kesempatan itu, Tina," katanya kepada isterinya satu malam.
Sabtu, Oktober 28, 2023
Safro Masuk Rumah Sakit
ADA yang membuat status di Grup WA sekolah tempat Safro
menghonor, 'semoga lekas sembuh, Pak. Kami doakan semoga kembali pulih seperti
sedia kala'. Status itu ditulis sepertinya tengah malam. Hingga pagi tidak ada
komentar. Baru pagi sekitar pukul tujuh ada yang bertanya, siapa yang sakit? Itu
dari salah seorang guru. Setengah jam berikutnya ada lagi yang bertanya. Belum
ada yang menjawab
Selasa, Oktober 17, 2023
Safro Memakai Seragam Korpri
ADA yang tak biasa dilihat oleh Tina kepada suaminya, Safro. Sejak tiga hari yang lalu, Safro mematut dirinya menggunakan baju batik itu. Tina heran, karena sejak menjadi tenaga honorer di SD itu dia tidak pernah terlihat memakai baju begitu. Itu, kan guru-guru pegawai negeri yang memakainya, kenapa Bang Safro memakai itu di depan kaca? Tina tidak berani bertanya kepada suaminya. Tina hanya heran, sudah dua kali suaminya mencoba mengenakan baju seragam. Kapan dia membelinya? Itu satu pertanyaan lain lagi yang juga tidak berani ditanyakannya kepada suaminya.
Langganan:
Postingan (Atom)
Postingan Terbaru
Catatan Mengikuti Workshop RBK di Hotel Nite & Day Laguna
RABU (21/10/2026) itu saya berkesempatan duduk bersama beberapa orang tokoh Kepri. Saya bertemu Pak Prof. Abdul Malik (adik kelas saya di Un...



















