Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan

Rabu, Agustus 28, 2024

Tasyakkuran untuk Pendaftaran

UNTUK harapan kemudahan dan kelancaran pendaftaran Dr. H. Aunur Rafiq, S Sos, M Si sebagai calon Wakil Gubernur Kepri Pilkada 2024 berpasangan dengan H. Muhammad Rudi sebagai calon Gubernur Kepri Selasa (27/08/2024) pagi itu dilaksanakan Tasyakuran dan Doa Bersama di rumah pribadi Dr. H. Aunur Rafiq, S Sos, M Si, Kolong, Sungai Lakam, Karimun.

Jumat, Maret 18, 2022

Cerpen DINA MEMBUATKU GILA


DINA MEMBUAT KU GILA

Alisnya lentik-hitam. Tumbuh rapi di atas matanya yang bening. Hidungnya dasun tunggal di atas bibirnya yang ranum. Kulitnya mulus bagai telur rebus yang baru saja dikupas. Ah, gemas aku. Aku mencoba meneruskan membaca buku yang baru saja aku beli dua hari yang lalu. Tapi otakku tidak fokus. Gerayangan wajahnya mengobrak-abrik perasaanku. 

Sabtu, Maret 12, 2022

Safro Kesiangan

PERCIK air masih terdengar di luar. Seseorang berwudhuk. Di dalam masjid, hening dan imam sudah membaca ayat untuk masuk rakaat kedua. Safro, lelaki brewok yang tengah berwudhuk itu tambah gusar. Jika imamnya sudah ruku artinya aku tidak bisa berjamaah subuh ini. Ini pertama kali dalam hidupku. Safro mengumpat sekuat suara di hatinya.

Minggu, Februari 27, 2022

Safro Terkena juga Akhirnya

Pentigraf (Cerpen Tiga Paragraf)

SUDAH hampir tiga tahun covid-19 malang-melintang di Negeri ini. Ribuan bahkan jutaan orang sudah dinyatakan meninggal oleh virus yang katanya datang dari Negeri Tirai Bambu itu. Selama itu pula Safro dengan bangga menyebut dirinya tidak bisa terkena covid. “Semua

Rabu, Januari 19, 2022

Mengajak Teman adalah Mengajak Badan

SEKALI lagi ingin saya katakan bahwa mengajak itu mudah. Yang tidak mudah adalah memastikan orang yang diajak mengikuti ajakan kita. Karena itu pula maka orang tua-tua berpesan kepada kita, mengajak teman itu adalah bagaikan mengajak badan alias mengajak diri sendiri. Saya sepakat pernyataan ini.

Minggu, Desember 26, 2021

Seri Kisah Abu Nawas: Menyadarkan Saudagar Kikir


ISENG-iseng cari-cari buku di lemari buku di rumah, saya menemukan buku kisah Abu Nawaas. Ada banyak kisah lucu dan konyol di situ. Tapi memiliki pesan-pesan yang mendalam. Dalam waktu yang hampir sama (beberapa saat sesudahnya) saya juga membaca kisah Abu Nawas yang diposting di salah satu situs, hajinews.id. Postingan berjudul "Hikmah Malam : Pura-pura Jadi Pengemis, Abu Nawas Sukses Sadarkan Saudagar Kikir," memiliki pesan yang layak dan bagus juga kita baca.

Sabtu, Desember 25, 2021

Burung Andro Urung Dipotong

BERULANG-ulang Safro meyakinkan isterinya. Tina tetap pada pendiriannya. “Burungnya sudah harus dipotong. Kapan lagi. Anak-anak tetangga sudah pada selesai. Tinggal Andro saja lagi yang belum.” Kata-kata bininya itu terus mengiang di telinganya. ‘Apalagi cara untuk meyakinkan Tina. Minimal dua tahun lagi. Tunggu Andro naik kelas empat.’ Hati Safro menggerutu mengucapkan kalimat-kalimat ini.

Sabtu, Desember 04, 2021

Bini Safro Kehilangan Jilbab

ITULAH risikonya. Terlalu banyak. Saya sudah berualng-ualng mengatakan, jangan setiap sebentar membeli. Setiap sebentar membeli. Terdengar ada model baru, beli. Memang mau dipakai untuk apa? Seorang guru, kan hanya dipakai untuk sekolah saja. Sesekali untuk acara lainnya. Itu juga tidak banyak. Gerundelan Safro semakin tinggi ketika bininya meropek pagi itu. Kemana itu jilbabku? Safro masih mendengar pekik bininya.

Selasa, November 16, 2021

Selesai Juga Calon Jago dan Calon Induk Diurus

CATATAN literasi sore ini tentang mengurus anak ayam. Sejak hampir dua pekan lalu, persisnya sejak 5 November 2021 jumlah penghuni rumah terbuat dari kawat bersize satu inchi, itu bertambah. Ketika dibuat empat bulan yang lalu hanya ada 10 ekor anak ayam di dalamnya. Itu ayam peninggalan almarhum mertua.

Selasa, November 02, 2021

Hati-hati Akun Pak Sekda Diretas

SALAH satu status teman medsos pada hari kedua di bulan November 2021, ini adalah pesan 'blokir segera' akun pencatut nama. Segera diblokir saja akun itu. Begitu pesan salah seorang teman di salah satu grup WA menyampaikan pesan itu. Karena dia seorang pejabat publik, seorang Sekda di Kota Batam, saya serius membaca pesannya itu. Itu berarti akun Pak Sekda, itu sedang diretas alias dicatut seseorang. 

Minggu, Oktober 31, 2021

Safro Kehilangan Ayam

Pentigraf: Safro Kehilangan Ayam

LAMA termenung di belakang rumah menimbulkan tanda tanya Tina, isteri Safro. “Kenapa, Bang? Tina tengok dah dua-tiga hari ini asyik termenung aja di situ?” Safro terkejut mendengar sapaan isteri tercintanya itu  dari balik pintu dapur. Rumah panggung itu terhubung bagian dapurnya dengan kandang ayam di sudut tanah rumah mereka.

Selasa, Agustus 24, 2021

Doi, Kita Tak Jadi Jalan Pagi Sambil Ngopi

ALHAMDULILLAH, alhamdulillah, alhamdulillah....saya lupa berapa kali saya mengucapkannya. Hati saya benar-benar senang. "Saya akan bawa si doi saya ke Coastal Area, tempat minum dan bersantai di daerah saya." Kalimat itu  dua-tiga kali saya ucapkan. Ingat saya sudah tiga bulan saya tidak mengajaknya JJP alias jalan-jalan pagi. Keliling Coastal Area, lokasi wisata baru di kota saya.

Rabu, Januari 27, 2021

Cinta Safro di Taman Celosia Berbunga

SETIAP pekan Safro mengajak pacarnya, Tina ke taman bunga. Taman Bunga Celosia. Satu-satunya objek wisata tanaman dan taman di daerah ini. Setiap hari terutama pada bagian sore menjelang malam, taman wisata ini dipenuhi pengunjung. Tua dan muda, lelaki dan perempuan seolah berebut ingin masuk ke lokasi taman bunga ala Negeri Kincir Angin itu. "Sore ini, selepas asar kita pergi lagi, ya Say?" Selalu kalimat itu yang dikirimkan Safro ke WA Tina. Hanya kali ini ditambah satu kalimat, "Langsung, ya?"

Jumat, September 04, 2020

Cerpen CINTA DI GENGGAMAN BUNDA

AHMADI termenung. Memandang kosong ke arah bola lampu di tiang di ujung jalan . Duduk berdua di bawah teras rumah Teti dia mengucapkan sesuatu di hatinya. "Seperti lingkaran  roda mengitari sumbunya.” Lalu dia membaca puisi yang ditulisnya sendiri.

Laut mana lagi yang mesti kurenangi – Gunung mana lagi yang harus kudaki – Terjal mana lagi yang wajib kujalani – Rasanya, semua derita sudah…Tiba-tiba dia berhenti. Nelangsa. Berharap Teti menolehnya.

Selasa, September 12, 2017

Cerpen: TEMBANG DUKA DI SENJA MERAH

DUA ekor kupu-kupu melintas, mengganggu lamunannya. Namun dia tetap duduk di situ. Sebuah bola susu 40 watt menyala di atas kepalanya. Dia melirik ke atas. Lalu kembali menatap jauh. Pasangan kupu-kupu itu masih menari di depannya. Mungkin mencari tempat tidur.
“Hmmm… kalau saja aku seperti dia,” gadis itu mendesah. Kupu-kupu itu hinggap berdampingan.
Sedetik kemudian, gadis itu beranjak meninggalkan teras rumahnya. Baru beberapa langkah, dia dicegat Kelly, adik angkatnya.
“Dari mana, Kak? Pasti habis melamun lagi. Membayangkan ….. hmmm….. itu… membayangkan itu tuh.” goda

Senin, Oktober 25, 2010

Cerpen: PENGINAPAN AYAH

BERKALI-KALI ayah mencoba merekonstruksi peristiwa itu dalam pikirannya. Bagaimana bisa berlaku begitu saja. Begitu mudah. Aneh. Diingat-ingatnya satu per satu urutan kejadiannya. Tapi ia tetap tak mampu mengumpulkan serpihan kekecewaan yang amat mendalam itu.

Postingan Terbaru

Catatan Mengikuti Workshop RBK di Hotel Nite & Day Laguna

RABU (21/10/2026) itu saya berkesempatan duduk bersama beberapa orang tokoh Kepri. Saya bertemu Pak Prof. Abdul Malik (adik kelas saya di Un...