Rabu, 04 Maret 2015

Guru Pantang Mengeluh

TUGAS-tugas berat tidak pernah menjadi kendala bagi guru dalam menunaikan tugas dan kewajibannya. Tugas-tugas yang banyak juga tidak pernah menjadi alangan bagi seorang guru dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.


Jika dipikir-pikir, guru memang mempunyai tugas yang sangat banyak dan berat. Tapi tugas-tugas guru juga disebut sebagai tugas mulia. Ketika guru menunaikan kewajibannya di depan kelas, guru berarti tengah berhadapan dengan anak-anak bangsa yang mempersiapkan masa depannya di hadapan gurunya. Masa depan anak-anak adalah masa depan dari bangsa itu sendiri. Dan itu menjadi tanggung jawab seorang guru.

Sebagai guru, dengan tanggung jawab membina, membimbing dan memberikan pencerahan kepada peserta didik, sudah pasti itu bukan tugas ringan. Mendidik dan mengajar adalah dua tugas yang melekat antara satu dengan lainnya. Mengajar saja tanpa mendidik akan membuat siswa sebagai peserta didik akan kehilangan jati diri kemanusiaannya yang hakiki. Mendidik saja tanpa memberi pengajaran akan menajdikan anak-anak menjadi manusia pengikut buta. Manusia yang kelihatannya baik tapi tidak cerdas.

Manusia sebagai makhluk dengan ciptaan pisik dan psychis yang komplit akan menjadi sia-sia dan kehilangan keseimbangan jika hanya diberikan pengajaran saja. Pendidikan yang berhubungan karakter dan akhlaknya juga sama pentingnya disampaikan. Itulah sebabnya guru tidak cukup hanya mengajar tapi juga wajib mendidik. Dan itu pulalah sebabnya tugas guru itu sangat berat tapi juga mulia.

Dalam keseharian, guru ternyata tidak hanya mengerjakan tugas-tugas mendidik dan mengajar yang berhubgungan langsung dengan peserta didiknya. Tapi guru terkadang juga dituntut melaksanakan tugas-tugas yang tidak ada kaitannya dengan siswa seperti tugas-tugas administrasi.

Jika tugas-tugas administrasi itu masih berkaitan dengan tugas-tugasnya sebagai pendidik seperti membuat perangkat pembelajaran, menyusun soal-soal ujian, menganalisis hasil ujian, tentu saja tugas-tugas ini dapat dimaklumi. Tapi jika guru harus juga mengurus tugas-tugas administrasi seperti urusan kenaikan pangkat, urusan gaji berkala, memperpanjang NRG dan yang sejenisnya yang sejatinya adalah tugas dan kewajiban dari pegawai tata usaha (tenaga kependidikan non guru) maka akan semakin bertambahlah beratnya tugas-tugas guru.

Untuk dan atas itu semua, jika pun ada sekolah yang masih memberatkan guru dengan tugas-tugas administrasi seperti itu, maka guru tetap saja akan tegar. Guru biasanya tidak akan mengeluh dengan kenyataan seperti itu. Guru akan berusaha saja melaksanakannya. Hanya saja, sekolah-sekolah yang masih membebankan tugas-tugas administrasi yang seharusnya dilaksanakan Tata Usaha, perlu mengubah kebijakannya. Janganlah guru disuruh melaksanakan tugas yang bukan kewajibannya meskipun itu juga berkaitan dengan guru.***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan

Halaman