Minggu, 18 November 2018

Sagu Sabu Menuju Sasi Sabu

JIKA pelatihan menulis buku Satu Guru Satu Buku yang lebih dikenal dengan sebutan 'Sagu Sabu' Karimun --pertama-- yang direncanakan akan dilaksanakan pada 23-24 Februari 2019 nanti terlaksana, maka akan lahirlah minimal 100 judul buku oleh para penulis Karimun yang ikut serta di dalamnya. Itu dengan asumsi setiap peserta hanya menghasilkan satu judul buku saja. Jika lebih, tentu jumlah bukunya juga akan lebih banyak. Peserta Sagu Sabu Karimun I ini direncanakan hnya untuk 100 orang saja.

Sagu Sabu sulung ini dilaksanakan oleh panitia yang anggotanya adalah para alumni Sagu Sabu Kepri I yang dilaksanakan di Tanjungpinang setahun lalu. Kegiatan yang ditaja oleh Media Guru Indonesia (MGI) itu diikuti oleh para guru se-Provinsi Kepri, termasuk dari Kabupaten Karimun. Waktu itu peserta dari Karimun berjumlah 18 orang dari 130-an peserta yang dilaksanakan di Tanjungpinang, 19-20 Februari 2018 itu.

Itu berarti, satu tahu setelah Sagu Sabu Kepri I, Karimun akan melaksanakan kegiatan yang sama dengan sasaran para guru di Kabupaten Berazam yang awal tahun lalu itu belum sempat ikut. Mengingat para guru di Kabupaten Karimun --TK-SLTA-- sangatlah banyak dan belum berkesempatan mengikuti kegiatan yang sama makanya perlu diadakan di sini. Memang, belum bisa diukur seberapa besar animo para guru untuk ikut. Apalagi dengan keharusan memberikan partisipasi dana, bisa saja peminatnya tidak sebanyak jika digratiskan.

Perlu dijelaskan bahwa Sagu Sabu Karimun juga membuka kesempatan kepada yang non guru jika ada yang berminat. Tujuannya agar semua potensi keinginan memiliki buku karya sendiri bagi siapa saja dapat terakomodasi. Sebagai Sagu Sabu I di Bumi Berazam, diharapkan nanti pada kegiatan kedua, ketiga dan seterusnya para alumnus pertama ini bisa lebih beraneka ragam orangnya. Tidak melulu guru saja. Dengan demikian pengembangan literasi khusus tulis-menulis ini bisa dari berbagai kalangan.

Sesungguhnya ada satu harapan khusus yang kita inginkan dari perhelatan Sagu Sabu Karimun ini, ialah Sasi Sabu (Satu Siswa Satu Buku). Kegiatan yang bertujuan menjaring dan membimbing para siswa (pelajar) untuk membuat dan memiliki buku karya sendiri sudah dilakukan di tempat lain. Di setiap tempat yang sudah melaksanakan Sagu Sabu, selalu akan diiringi dengan Sasi Sabu. Maksudnya, pelatihan membuat buku ini juga diharapkan merembes ke siswa.

Dengan program seperti itu, kelak suatu hari nanti begitu mereka beranjak ke dunia kerja atau ke masyarakat para pelajar ini juga memiliki keterampilan menulis buku. Sekurang-kurangnya mereka memiliki kebiasaan menulis sehingga mereka dapat berbagi ilmu dan pengalaman kepada orang lain sesuai dengan profesi masing-masing.***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan