Kamis, 24 September 2015

Perjalanan Empat Hari Kasek di Malaysia (1)

INILAH ekspos perjalanan study tour para Kepala Sekolah Tingkat SLTA se-Kabupaten Karimun di Malaysia, 10 s.d. 13 September 2015 lalu. Catatan ini diposting sedikit agak terlambat berbanding perjalanannya, namun saya pandang ini juga penting dan berguna buat para pembaca. Sekurang-kurangnya penting buat penulisnya. Itulah sebabnya, tulisannya ini tetap diposting di halaman ini pada hari ini.

Perjalanan berlabel 'Kunjungan Pembelajaran' alias study tour alias berkunjung sambil belajar ini dilakukan dan diikuti oleh para Kepala Sekolah setingkat SLTA (Sekolah Lanjutan Tingkat Atas) se-Kabupaten Karimun yang tergabung ke dalam forum MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) SMA/ MA Kabupaten Karimun. MKKS adalah wadah pertemuan dan diskusi para Kepala Sekolah untuk membicarakan berbagai hal dalam usaha memajukan sekolah dan mengembangkan diri sendiri. Kegiatan MKKS dapat dijadikan sebagai wadah Pengembangan Diri Kepala Sekolah yang disebut dengan Kegiatan Kolektif Guru/ Kepala Sekolah.

Ada 16 orang Kasek (Kepala Sekolah) dari 20 sekolah di Kabupaten Karimun yang menyertai study tour yang lebih banyak waktu rekreasinya dari pada waktu kunjungan ke sekolahnya itu. Selama empat hari tiga malam perjalanan, memang hanya satu sekolah saja yang dikunjungi. Selebihnya belajar dan mempelajari hal-hal lain. Kunjungan ini juga sebagai perjalanan bersama yang memang sudah diprogramkan setahun sekali oleh MKKS SMA/ MA Kabupaten Karimun.
Di Pelabuhan Karimun, Bersiap

Ke-16 orang Kasek yang yang ikut dalam perjalanan tahun kedua, 2015 (setelah tahun lalu kunjungan yang sama diadakan di beberapa SMA di Pulau Jawa) adalah, 1) Alta Petra (SMA Negeri 1 Buru); 2) Riady (SMA Negeri 1 Karimun); 3) M. Rasyid Nur (SMA Negeri 3 Karimun); 4) Heni Riawati (SMA Negeri 4 Karimun); 5) Masnur AN (SMA Negeri 3 Kundur); 6) Zurkani (SMA Negeri 2 Kundur); 7) Abdullatip (SMA Negeri 4 Kundur); 8) Sugarto (SMA Negeri 1 Moro); 9) Arbed (SMA Negeri 2 Moro); 10) Marwan (SMA Negeri 1 Durai); 11) M. Yatim Toi (SMA Negeri 6 Kundur); 12) Hairum (MA Negeri Karimun Filial Tanjungpinang); 13) M. Rosyid (SMA Swasta Darul Furqon; 14) Juperizal Efendi (MA Swasta Yaspika Karimun); 15) Ismiati (MA Swaasta Kundur); dan 16) Wahyu (a.n. SMA Swasta Mahabodi Karimun).

Beberapa sekolah yang kepala sekolahnya tidak bisa ikut atas alasan masing-masing adalah, 1) Sugiman (SMA Negeri 1 Kundur); 2) Hairani (SMA Negeri 5 Kundur); 3) Rustam (SMA Negeri 2 Karimun); 4) Munzir (MA Swasta Alhuda Kundur). Dan sebenarnya masih ada sekolah setingkat SLTA di Kabupaten Karimun yang informasinya tidak jelas sejak perencanaan keberangkatan hingga keberangkatannya, apakah akan ikut bersama dalam perjalanan ini atau tidak. Dari beberapa rapat MKKS, Kaseknya tidak hadir dan tidak juga mengirimkan pesan. Jadi, status keberangkatannya tidak jelas hingga perjalanan ini berlangsung.
Di Harbour Puteri, Malaysia

Perjalanan  'bersama' dimulai dari pelabuhan Internasional Karimun, Kamis (10/ 09) pagi, ketika kapal yang kami tumpangi mulai bergerak meninggalkan pelabuhan 'kota berazam' Karimun. Perjalanan sendiri-sendiri tentu saja dimulai dari rumah masing-masing. Sebagian Kasek bergerak dari Meral, Tebing atau dari Kota Tanjungbalai Karimun, sesuai alamat rumah masing-masing. Tapi sebagian lagi ada yang bergerak dari Tanjungbatu atau Sawang, di Pulau Kundur sana. Tentu mereka berangkat agak lebih pagi dari rumahnya agar sampai tepat waktu di Tanjungbalai Karimun. Bahkan ada juga yang berangkat sejak satu hari sebelumnya karena bertempat tinggal di Durai mengingat sulitnya transport laut. (akan bersambung)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan

Halaman