Jumat, 28 Agustus 2026

Sepucuk Surat: Akankah Sauh Hanyut Dilabuh, Kawan

sepucuk surat:

awak kirimkan jua, singkat

buat pengingat yang pernah tercatat

sejak lama dahulu

 

dua puluh empat tahun silam berlalu, kawan

ada sumpah menjaga marwah di hilir dan hulu memupus dendam

dari pulau ke pulau nun jauh

tertulis pada lembaran tekad sejak September itu

terlukis gambarnya di kamvas rasa yang terpendam lama

tertata jua ukirannya pada karang emosi yang pernah pecah

tersebab saling menghadap-hadapkan angkuh

 

sepucuk surat:

semua kita adalah semua kawan, kata kawan-kawan

kita sepakat semua berpelukan untuk satu jalan

kawan, kita mesti melawan mereka

sepakat memancang amanah menyauh marwah di palung rasa

sepakat satukan laut dan darat tanah segantang lada

telagah  angkara di balik murka kita singkirkan

agar bodoh dan miskin tak diabadikan

 

dua puluh empat tahun berlalu

akankah sauh hanyut dilabuh

akankah pancang marwah tergoyah

limbung diputar pancaroba  masa

tersebab peneraju kemudi abai memelihara kata

 

sepucuk surat:

akankah kawan-kawan tidak lagi berkawan

karena pulau-pulau dipasang ranjau

karena pulau-pulau membuat silau

pun datok nenek kita akan dihalau

usah dibiar suara dan amarah bergumul galau

usah dibiar sauh hanyut karena bercekau

padahal waktu tak hendak rela menunggu

 

Karimun, 27082026


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Beri Komentar

Postingan Terbaru

Sepucuk Surat: Akankah Sauh Hanyut Dilabuh, Kawan

sepucuk surat: awak kirimkan jua, singkat buat pengingat yang pernah tercatat sejak lama dahulu