MALAM Pembukaan MTQ atau STQ adalah salah satu acara dari serangkaian acara MTQ-STQ yang paling banyak peminatnya. Acara ‘Malam Pembukaan’ selalu mendapat kunjungan terbanyak dari masyarakat di sekitar arena musabaqoh atau masyarakat lain yang berjauhan dari arena. Pengunjung acara ini justeru lebih banyak dari pada pengunjung lomba (musabaqoh) itu sendiri. Itulah fakta pelaksanaan MTQ-STQ selama ini di daerah ini. Bahkan, di banyak daerah keadaannya juga sama.
Dalam setiap kegiatan MTQ-STQ ada beberapa kegiatan yang akan selalu dilaksanakan setelah persiapan selesai. Selain kegiatan (seremoni) ‘pembukaan’ yang lazimnya dilaksanakan pada malam hari, tentu saja kegiatan musbaqohnya sendiri. Ada juga kegiatan lain yang menjadi bagian dari kegiatan MTQ-STQ seumpama pawai pembangunan, bazaar dan pameran dan malam penutupan. Di antara beberapa kegiatan itu, acara Malam Pembukaan adalah kegiatan yang selalu banyak pengunjungnya. Setelah acara pembukaan yang kesannya selalu wah dalam setiap MTQ/ STQ makan pengunjung yang masih ramai adalah pada tempat-tempat bazaar dan pameran.
Untuk STQ Kabupaten Karimun 2021, ini ada catatan penting yang ingin dituliskan di sini. Pertama kali dalam sejarah MTQ/STQ Kabupaten Karimun seremoni Pembukaan dilaksanakan setelah dimulainya lomba. STQ tahun 2021 ini kesannya menjadi istimewa dengan setting acara seperti ini. Kebiasaan yang berlaku dalam setiap MTQ-STQ di Kabupaten Karimun belum pernah ada pelaksanaan lomba (musabaqoh) sebelum acara pembukaan dilaksanakan. Inilah kali pertama.
Sesuai jadwal yang sudah diumumkan jauh-jauh hari, pelaksanaan STQ akan berlangsung selama empat hari, 15 s.d. 18 Maret 2021. Urutan-urutan kegiatan juga sudah disampaikan kepada setiap kafilah (kecamatan) yang akan mengikuti lomba. Setelah pelaknsaan Pelantikan Dewan Hakim, malamnya adalah kegiatan pembukaan. Dan Malam Pembukaan ini adalah acara yang akan menyedot banyak pengunjung. Tapi tahun ini, malam pertama kegiatan langsung dilaksanakan lombanya. Malam itu langsung dilaksanakan musabaqoh cabanag Tilawah Dewasa. Tanpa acara pembukaan.
Tentang perubahan yang terkesan ‘mendadak’ itu disebabkan oleh kehadiran gubernur. Panitia, sejak awal memang sudah merencanakan kalau pembukaan STQ tahun ini diusahakan dapat dibuka oleh Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad yang baru saja terpilih menjadi gubernur pada Pilkada Desember kemarin. Karena gubernur baru, Pemda Karimun memang berharap pak Gubernur Kepri baru itu bisa hadir. Kalau bisa tentu saja menjadi STQ istimewa juga karena gubernur yang baru dilantik beberapa hari sebelumnya bisa hadir dan membuka resmi.
Di sinilah masalahnya. Kesempatan Pak Ansar tidak bisa pada Senin (15/03/2021) malam itu. Dia hanya bisa pada malam kedua. Akhirnya panitia pelaksana mengalah karena Pemda juga mengaminkannya. Jadilah pembukaan itu dilaksanakan pada malam kedua setelah di malam pertama dan hari kedua (besoknya) musbaqoh dilaksanakan. Kalau malam pertama cabang lombanya adalah Tilawah Dewasa di astaka utama, maka besoknya dilaksanakan lomba Cabang Tahfiz 1-5 Juz/ Tilawah (di MTs Negeri) dai 10, 20 dan 30 Juz (di SMP Negeri 1). Dalam waktu yang sama juga dilaksanakan musabaqoh Cabang Tilawah Anak-anak di astaka utama. Artinya sebelum pembukaan, sudah begitu banyak peserta lomba yang tampil.
Beberapa alasan perubahan-perubahan pelaksanaan STQ adalah karena kegiatan STQ ini harus dihelat di saat covid-19 belum juga reda. Selain harus dilaksanakan di saat corona masih ada juga adanya perubahan setting acara itu, tentu saja membuat kegiatan STQ ini memiliki catatan tersendiri di mata masyarakat dan pelaksana sendiri.
Tentang adanya covid tentu saja sudah sama-sama dimaklumi sejak awal. Sudah setahun lebih kita bersama covid-19, artinya sejak persiapan STQ ini perihal covid juga sudah ada dalam pemikiran dan kenyataan. Banyak kegiatan berubah, banyak pula jadwal bertukar acara yang menjadi catatan sejarah baru STQ Kabupaten Karimun, inilah alasan-alasan yang terdengar dari panitia. Bahkan salah satu kegiatan yang selama ini juga mengiringi MTQ-STQ, yakni Raker (Rapat Kerja) atau Musda (Musyawarah Daerah) LPTQ juga tidak dilaksanakan pada momen STQ ini. Kegiatan Rakaer/ Musda akan dilaksanakan nanti di luar STQ ini.
Malam, itu hari Selasa (16/03/2021) yang sudah ditunggu lama oleh peserta dan panitia lomba. Benar, seharusnya malam itu adalah malam pelaksanaan lomba di ajang STQ Tingkat Kabupaten. Mengapa? Karena satu hari sebelumnya, Senin (15/03/2021) malam adalah hari pertama STQ sesuai jadwal. Namun acaranya harus berubah. Malam pertama itu justeru langsung dilaksanakan lomba cabang tilawah golongan dewasa dan malam keduanya barulah dilaksanakannya acara Malam Pembukaan.
Seperti sudah diulas sebelumnya, sebab utama perbahannya adalah karena gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad yang adalah gubernur baru hasil Pilkada 2020 dan yang diundang untuk membuka secara resmi hanya punya waktu pada malam kedua saja. Informasinya,ternyata hari Senin, itu agenda kerja Pak Gubernur sangatlah banyak. Peliknya, kebanyakan agenda itu wajib dia sendiri yang melakoninya. Sebutlah pertemuan –virtual—dengan menteri, misalnya. Dia tidak bisa mewakilkan kepada orang lain, baik wakilnya, Sekda atau pejabat lain. Jadilah pembukaannya ditunda satu hari dari jadwal yang sudah ditetapkan jauh-jauh hari. Ini keistimewaan. Jika tidak istimewa pun, itu adalah catatan b tru dalam ajang MTQ-STQ Tingkat Kabupaten Karimun.
Untuk ulangan informasi, prosesi Malam Pembukaan, itu diawali dengan Defile Kafilah. Acara ini adalah salah satu agenda acara di malam pertama, pembukaan. Biasanya para peserta (kafilah) tiap kecamatan akan berbaris dan berjalan di hadapan petinggi yang hadir di acara pembukaan. Hanya saja, Defile Kafilah tahun ini hanya dalam bentuk video virtual saja. Covid telah mengubahnya. Defile Kafilah kali ini ditampilkan foto dan video kafilah seluruh kecamatan se-Kabupaten Karimun sambil pembawa acara menyampaikan tema dan profile masing-masing kafilah. Defile dengan cara virtual juga merupakan bentuk baru untuk menyesuaikan dengan keadaan. Jika sebelumnya defile itu diikuti oleh orangnya, malam pembukaan ini hanya foto dan videonya saja yang ditampilkan di layar besar itu.
Berturut-turut acara selanjutnya, Tari Persembahan, Menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Pembacaan Ayat-ayat Suci Al-Qur'an dan Doa oleh Kakankemenag Kabupaten Karimun sebelum masuk ke acara pidato laporan dan sambutan. Para undangan dan hadirin tampak khidmat mengikuti acara demi acara pada malam pembukaan.
Para pejabat yang berpidato diantaranya Sekda Kabupaten Karimun, Dr. Muhammad Firmansyah selaku Ketua Umum Panitia STQ Tingkat Kabupaten Karimun. Dia menyampaikan laporan dengan menyebutkan latar belakang dan dasar pelaksanaan STQ. Juga dilaporkan para peserta musabaqoh sebagai perwakilan kecamatan se-Kabupaten Karimun.
Setelah pidato laporan ketua panitia, pembawa acara mempersilakan Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq menyampaikan sambutan selaku Pemda Kabupaten Karimun. Pak Bupati menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh komponen yang terlibat dalam pelaksanaan STQ ini. Secara khusus Bupati menyampaikan terima kasih kepada Camat Kundur dan seluruh masyarakat Kecamatan Kundur selaku tuan rumah STQ tahun ini. Meskipun ini bukan pekerjaan mudah, namun panitia dapat melaksanakannya dengan baik. Begitu dia menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat Kecamatan Kundur.
Pidato terakhir adalah Pidato Pengarahan Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad. Setelah menyampaikan rasa terima kasih atas terpilihnya dia pasangannya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur pada Pilkada, Desember lalu, Pak Ansar berpidato panjang lebar. Secara khusus dia mengingatkan pentingnya memahami isi dan kandungan alquran. Kekuatan kita akan semakin kuta jika alquran menjadi panduan. Begitu dia mengingatkan seluruh masyarakat Kepri, khususnya masyrakat Kabupaten Karimun.
Di akhir sambutan dan pengarahannya Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad membuka secara resmi STQ ke-13 Tingkat Kabupaten Karimun Tahun 2021. Dia menyampaikan pengarahannya dengan gaya mublligh yang memberikan tasiah kepada jamaah. “Sebagai seorang penceramah, pak Ansar memang handal berpidato,” kata salah seorang pejabat kabupaten yang duduk di sebelah saya malam itu . Banyak nasihat disampaikan selain ucapan terima atas kepercayaan masyarakat Kabupaten Karimun atas jabatan sebagai gubernur yang disampaikan oleh Pak Gubernur. Selepas sambutan dan berakhirnya rangkaian acara, pembawa acara menyampaikan sesi berfoto bersama gubernur dan pejabat yang hadir. Malam Pembukaan itu berjalan dengan lancar dan berakhir kurang lebih pada pukul sebelas malam.***

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Beri Komentar