Rabu, 08 Oktober 2014

Porprov Kepri III: Molor Lagi

Acara  Defile Kontingen
MEMBANGGAKAN sekali, upacara pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri ke-3 di Stadion Badang Perkasa Karimun berjalan lancar dan sukses. Dari defile yang diikuti tujuh kontingen kabupaten/ kota se-Kepri sampai ke pidato sambutan gubernur Kepri, Pak Sani berjalan dengan baik dan aman.

Acaranya sendiri baru dimulai tepat pukul 10.00 WIB. Inilah sedikit kelemahan acara ini. Kalau acara-acara lain lancar dan sukses namun memulainya itu yang menyesakkan. Sangat lama molornya. Dari undangan yang tertulis pukul 07.30 tapi baru dimulai pada pukul 10.00, artinya terlambat hingga dua setengah jam alias 150 menit.

Buat rombongan Pak Gubernur yang datang beberapa menit menjelang pukul 10.00 mungkin tidak merasa terlambat. Jangan-jangan dia memang sudah menentukan bahwa acara akan dimulai pada menit itu. Masalahnya adalah undangan yang beredar sangat pagi dan para pengerah masa untuk anak sekolah, bahkan sudah menyuruh siswanya datang sebelum pukul 07.30 itu.

Maka ketika jam sudah menunjukkan pukul 09.00 dan sinar matahari sudah mulai terasa, tentu saja para undangan mulai gelisah. Sambil berkipas dengan kertas seadanya, mata para undangan menusuk tajam ke arah tribun utama yang masih kosong. Semua tahu, karena panitia juga memberi tahu bahwa acara akan dimulai setelah gubernur tiba nanti. Dan meskipun sudah terlambat satu setengah jam, gubernur belum juga datang, tentu saja orang mulai gelisah.

Ditunggu, ditunggu ternyata rombongan gubernur baru sampai di stadion pada pukul 10.00. Waduh, terlambatnya begitu lama. Tentu saja semua penonton sudah sangat resah. Terutama penonton (siswa) yang duduk di tribun Timur yang tanpa atap, bayangkan mereka ditimpa teriknya matahari. Tapi apa boleh buat, pak gubernur belum juga datang sebelum pukul 10.00 itu.

Suka atau tidak, kalau menanti pejabat, beginilah risikonya. Masyarakat harus bersabar. Tapi sampai kapan pejabat kita mengerti disiplin waktu? Entahlah! Yang saya ingat, banyak sekali kegiatan-kegiatan yang melibatkan para pejabat tinggi di Kepri ini (atau di kabupaten-kabupaten) yang selalu molor. Molor itu, selalunya kaerna menanti para pejabat itu. Karena yang akan membuka atau menentukan acaranya adalah mereka, maka peserta lain memang harus menanti mereka. Tapi inilah, molor lagi, molor lagi.***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan

Halaman