CATATAN penting dari Suling alias Subuh Keliling MUI Kabuoaten Karimun edisi Ahad (18/10/2026) adalah kesan mendalam saat salat di saf pertama di belakang imam. Sesungguhnya banyak yang bisa dicatat kebersamaan Suling dengan label Safari Dakwah MUI bersama Kemenag itu. Selain menyimak isi tausiah penceramah juga penguatan silaturrahim diantara peserta Suling.
Tentang kesan mendalam salat di saf pertama di belakang imam adalah karena di dinding mihrab adalah gambar sisi ka'bah. Sisi dinding pintu ka'bah. Itulah multazam, di sebelah kiri kita menghadap pintu ka'bah itu. Dan kita tahu bahwa multazam itu sebagai salah satu tempat terbaik untuk berdoa kepada Allah.
Sebenarnya setiap saat bisa salat di titik ini. Maksudnya di saf pertana Masjid Baiturrahman, jika kita bertempat tinggal di sekitar masjid. Tapi bagi peserta suling yang lokasi rumahnya berjauhan maka momen suling adalah kesempatan terbaik untuk salat di sini. Kebetulan jadwal Safari Dakwah MUI edisi Ahad itu adalah di masjid yang bernuansa Masjid Nabawi itu.
Beberapa catatan tausiah agama yang disampaikan Pak Mukhlis, SAg, Ka KUA Kecamatan Meral, itu juga satu hal penting. Dia mengupas perihal beberapa janji Allah kepada hamba-Nya dengan mengutip ayat-ayat alquran. Misalnya, janji Allah akan menambah nikmat-Nya lagi jika hamba-Nya cerdas bersyukur.
Lalu ada janji Allah yang akan mengabulkan doa hamba-Nya jika mau berdoa. Janji Allah akan mengampuni dosa-dosa hamba jika mau meminta ampun kepada-Nya, serta beberapa janji Allah yang lainnya. Intinya, salat subuh pagi ini sungguh meninggalkan catatan penting bagi peserta.***

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Beri Komentar