ADA pengalaman menarik saya selama mengikuti kegiatan STQ (Seleksi Tilwatil Qur'an) Tingkat Kabupaten Karimun di Kundur, 15-18 Maret 2021 ini. Kebetulan saya oleh panitia ditempatkan satu kamar dengan Ustaz Abdul Rasyid, Lc di Hotel Gembira. Saya dan Ustaz Rasyid adalah dua dari 75 orang Dewan Hakim STQ Kabupaten Karimun tahun ini. Semua Dewan Hakim diinapkan di hotel ini.
Ustadz Rasyid adalah salah seorang Dewan Hakim MTQ/ STQ Nasional yang bertempat tinggal di Batam. Pada helatan STQ Kabupaten Karimun beberapa orang Dewan Hakim dari Batam diikutkan sebagai Dewan Hakim.
Setelah beberapa hari kami bersama, tentu saja kami ngobrol banyak hal di luar kegiatan STQ. Dan kami juga berkisah tentang pengalaman tahun 2006/2007 yang lalu, saat kami kebetulan sama-sama menunaikan ibadah haji pada musim Haji 1427 H itu.
Satu hal yang membuat saya terharu adalah saat Ustaz Rasyid menyatakan ingin menulis dan membukukan pengalamannya. Sebagai seorang Dewan Hakim yang mengerti Tafsir fan Hadits yang juga dilombakan di ajang STQ, dia tentu sangat sayang jika tidak menuliskan pengetahuan dan pengalamannya itu.
"Ustaz mesti membukukannya, agar anak cucu mengetahuinya," saran saya dalam satu obrolan pagi itu.
Dia ternyata antusias dan tertarik ketika saya juga menjelaskan luasnya kesempatan untuk membuat buku saat ini. Begitu saya menyimpulkan dari jawabannya.
Saya percaya, beberapa waktu ke depan Ustaz Rasyid akan mengumpulkan tulisannya dan akan muncul buah karyanya yang dapat kita baca. Semoga.***

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Beri Komentar