Senin, 05 Desember 2016

Peringatan Hari Guru: Guru-guru pun Ikut Berlomba

PADA peringatan HUT (Hari Ulang Tahun) PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) ke-71 dan HGN (Hari Guru Nasional) 2016 yang diselenggarakan oleh SMA Negeri 3 Karimun, Sabtu, para guru dan siswa ikut berlomba. Jika siswa berlomba itu, sudah biasa, tapi ketika para guru juga ikut berlomba, ini baru catatan yang cukup membuat gembira. Berlomba di hari yang sama.


HUT PGRI ke-71 dan HGN 2016 yang disejalankan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan itu dilaksanakan dalam satu hari penuh kegiatan. Memilih hari Sabtu (26/11/16) akhir pekan itu sebagai hari kegiatan, dimaksudkan agar penggunaan hari belajar diminimalkan untuk kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler. Penggabungan tiga peringatan dalam satu kegiatan sekaligus juga dimaksudkan untuk mengefektifkan hari untuk tidak sampai terlalu mengganggu hari efektif alias hari belajar siswa.
Penyerahan Hadiah oleh Kepala Sekolah

Seharusnya pada bulan Oktober 2016 lalu ada kegiatan peringatan Hari Sumpah Pemuda yang setiap tanggal 28 Oktober selalu diperingati. Sebagai hari bersejarah bagi pemuda, tanggal itu sudah diprogramkan juga oleh OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) untuk diperingati. Begitu pula bulan Novembernya juga ada dua tanggal penting, 10 November (Hari Pahlawan) dan 25 November Hari Guru Nasional dan HUT PGRI. Maka dipilihlah akhir November itu sebagai hari peringatan untuk tiga kegiatan.

Untuk lomba yang diikuti siswa sebagai perwakilan kelas, ada tiga cabang lomba yaitu Lomba Story Telling, Lomba Monolog Puisi dan Lomba Vocal Solo. Untuk lomba bercerita dalam Bahasa Inggeris diikuti oleh seluruh 16 orang perwakilan kelas yang ada di SMA Negeri 3 Karimun. Begitu pula lomba Monolog Puisi dan Vocal Grup Solo. Mereka menampilkan kebolehannya di depan para siswa dan guru serta tentu saja di depan para jurinya.
Pemenang Baca Puisi Foto Bersama Kepala Sekolah

Sementara untuk lomba yang diikuti oleh guru (Wali Kelas Sebagai Perwakilan Kelas) ada dua cabang lomba, yaitu Lomba Memasak Nasi Goreng dan Lomba Membaca Puisi. Hampir semua guru ikut berlomba kecuali tiga orang juri, termasuk Kepala Sekolah yang menjadi juri yang tidak ikut berlomba. Namun tiga orang juri yang akan diberi amanah menilai pembacaan puisi para guru, oleh panitia diminta membacakan sebuah puisi masing-masing. Pokoknya kegiatan Sabtu itu benar-benar diisi oleh para guru dan siswa dengan aneka kegiatan tersebut.

Keluar sebagai pemenang dalam aneka lomba itu adalah, 1) Untuk Lomba Story Telling berturut-turut juara 1, 2, dan 3 adalah perwakilan kelas XII IA, XI IA1 dan XII IPS2. Untuk Monolog Puisi adalah perwakilan kelas XII IS 2, XI IA2 dan X6. Lalu untuk lomba Vocal Solo adalah perwakilan kelas X6, XI IA1 dan XII IA. Untuk lomba masak nasi goreng antar wali kelas adalah utusan kelas XII IS 2, XI IS1 dan XI IS2.
Pemenang Masak Nasi Goreng

Sementara untuk lomba membaca puisi oleh guru sebagai cabang yang cukup banyak mendapat perhatian siswa dimenangkan masing-masing oleh Pak Beni, Bu Hayatina dan Bu Lestina Ariza (sebagai juara 1, 2 dan 3). Juga diberi hadiah hiburan untuk nilai terbaik berikutnya yang diraih oleh Bu Ponilawati, Bu Rini Mulyanti dan Bu Desseriyani. Lomba ini benar-benar membuat suasana kegiatan menjadi lebih bersemangat karena keikutsertaan para guru.

Semoga di tahun-tahun yang akan datang juga ada berbagai lomba yang melibatkan guru, pegawai TU dan tentu saja para siswanya. Semoga!***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan

Halaman