Senin, 19 Desember 2016

Belajar di Hari Libur


BERHENTI belajar ketika libur sekolah sesungguhnya tidak boleh ada dalam kamus siswa. Peserta didik adalah sosok pembelajar yang seharusnya memang tidak boleh berhenti belajar. Bahkan saat ini, guru juga dituntut untuk terus menjadi sosok pembelajar. Maka lahirlah program Guru Pembelajar saat ini dengan maksud agar guru terus-menerus menjadi sosok pembelajar dalam menjalankan fungsinya sebagai pengajar.


Libur semester ganjil yang akan bermula Senin (19/ 12/ 16) ini tidak jarang pula menjadi alasan oleh siswa dan atau guru untuk tidak belajar. Alasan libur setelah pemberian/ penerimaan rapor pendidikan hari Sabtu (17/12) sebelumnya selalu menjadi dasar untuk bersikap melupakan sekolah. Merdeka untuk tidak lagi belajar selama menikmati liburan, itulah yang sering terjadi.

Kini, sikap seperti itu seharusnya tidak boleh lagi ada. Jika kita benar-benar ingin maju dan berkembang dalam kehidupan maka sikap belajar sepanjang waktu adalah sikap terbaik. Belajar di hari libur adalah kesempatan warga sekolah dan siapa saja untuk membuktikan usaha untuk berkembang.
Guru Pembelajar tengah Belajar

Terkhusus bagi siswa atau guru, perinsip belajar sepanjang hayat dan dalam waktu yang tidak terbatas hendaklah menjadi perinsip hidup. Kita (baca: bangsa kita) sudah terlalu lama terinabobokan oleh sikap keliru yang membuat kita seolah-olah hanya belajar di hari-hari sekolah saja. Tersebab rendahnya tingkat belajar kita menjadikan kita tertinggal jauh dari bangsa-bangsa lain di dunia. Kita tidak tertinggal oleh negara yang sudah lebih duluan maju, bahkan negara-negara yang merdeka sesudah kemerdekaan bangsa kita saja sudah menyalip bangsa kita untuk bergerak maju.

Maka tidak ada alasan kita warga sekolah, meskipun libur ini cukup lama menjelang datangnya tahun baru 2017, nari terus kita belajar. Kita belajar di rumah atau di mana saja kita berada ketika libur seester ganjil ini kita jalani. Kita berlibur di luar kota, kita juga mesti belaar. Kita bersama keluarga di rumah, kita pun mesti belajar.

Tidak terlalu susah untuk mewujudkan tindakan pembelajaran di saat liburan. Dengan membaca apa saja kita sesungguhnya sudah membuktikan bahwa kita terus belajar. Apalagi jika hasil bacaan juga kita tuliskan menjadi sebuah tulisan yang kembali dapat dibaca orang lain. Membaca dan menulis adalah cara termudah untuk menjadi orang pembelajar. Ayo, mari terus belajar meskipun kita libur sekolah.***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan

Halaman