Kamis, 14 Agustus 2014

Dari Perkemahan HUT Pramuka Karimun

Peserta Perkemahan
PERINGATAN Hari Ulang Tahun (HUT) Gerakan Pramuka, Kwarcab (Kwartir Cabang) Karimun ke-53 tahun 2014 ini dipusatkan di Desa Penarah, Kecamatan Belat. Dari Ibu Kota Kabupaten, diperlukan satu jam perjalanan laut. Kecamatan Belat sendiri merupakan kecamatan baru, hasil pemekaran Kecamatan Kundur Utara beberapa tahun lalu.

Dipilihnya kecamatan di seberang Urung (nama lain dari Tanjungberlian) itu adalah sebagai penghargaan terhadap kwarran (Kwartir Ranting: gerakan pramuka tingkat kecamatan) baru di sana. Ketua Kwarcab Karimun, Aunur Rafiq berharap agar gerakan pramuka lebih berkembang di pulau tersebut. Ketika memberikan sambutan pengarahan pada acara pembukaan perkemahan hari Senin (11/ 08) lalu, Kakwarcab mengatakan bahwa penetapan Kecamatan Belat sebagai tuan rumah perkemahan dalam rangka HUT Pramuka ini adalah untuk lebih memperkenalkan gerakan pramuka kepada masyarakat Belat, khususnya Desa Penarah. Itulah sebabnya Penarah dijadikan sebagai pusat acara tahun ini.

"Meskipun kecamatan baru dengan kwaran baru, ternyata Belat mampu melaksanakan helat yang berskala kabupaten ini. Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya gerakan pramuka di sini," kata Pak Rafiq dalam sambutannya ketika menjadi Pembina Upacara dalam acara pembukaan itu. Bahkan untuk HUT Pramuka ke-54 tahun depan dia juga menawarkan kepada kwaran baru, khususnya yang ada di Pulau Karimun. "Sudah lama Pulau Karimun tidak mendapat bagian giliran melaksanakan peringatan HUT pramuyka," katanya dalam sambutan amanatnya. Itu berarti akan ditentukan antara kecamatan Karimun, Tebing, Meral dan Meral Barat. Jika kecamatan pemekaran, bisa saja selain Karimun.

Setelah dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Kwarcab Karimun, perkemahan pun dimulai sore itu. Sejak paginya para peserta perkemahan sudah bertadangan ke lapangan sepakbola Penarah, tempat dijadikan sebagai lokasi Buper (Bumi Perkemahan) HUT ke-53 itu. Ada 12 kwarran yang mengikutkan anggota pramuka di daerahnya. Rata-rata setiap kwarran mengirimkan empat sampai enam regu dengan anggota antara 50 s.d. 80 orang sekaligus dengan pembinanya. Hanya tuan rumah Belat yang mengirimkan lebih ramai.

Menurut Ketua Panitia HUT, Hj. Sy. Nurmaria jumlah peserta perkemahan kali ini kurang lebih 793 orang. Masing-masing kwarran: 42 orang (Karimun); 45 orang (Kundur); 19 orang (Moro); 45 orang (Meral); 71 orang (Tebing); 93 orang (Kundur Utara); 100 orang (Kundur Barat); 127 orang (Buru); 63 orang (Durai); 38 orang (Meral Barat); 36 orang (Ungar) dan tuan rumah Belat sebanyak 114 orang. Kebanyakan yang diikutkan adalah anggota pramuka siaga dan penggalang yakni anggota pramuka yang berpangkalan di Gudep (Gugus Depan) Sekolah Dasar dan SMP/ MTs. Sedangkan anggota pramuka penegak yang berpangkalan di SMA/ MA/ SMK hanya beberapa regu saja yang ikut. Tahun ini memang diprioritaskan untuk anak-anak.

Selama mengikuti perkemahan, panitia melnyelenggarakan berbagai lomba yang menitikberatkan pada kemampuan dalam keterampilan. Ada belasan jenis lomba yang dilaksanakan, Kwaran Meral keluar sebagai juara umum. Dan kwaran yang hampir setiap tahun memenangkan piala juara umum, tahun ini kembali memboyong piala bergilir itu ke markas mereka. Kak Sugiono tampil ke podium untuk menerima piala dari bupati karena Kakwarran, Kak Riauwati beralangan hadir.

Pagi menjelang siang tadi, acara perkemahan sudah ditutup langsung oleh bupati dalam satu apel memperingati HUT Pramuka di lapangan yang sama. Selepas upacara dan penyerahan hadiah kepada para pemenang, rombongan bupati kembali ke Karimun setelah dijamu makan siang oleh panitia tuan rumah. HUT Pramuka di Belat ini termasuk yang sukses, menurut para peserta dan Ketua Umum Kwarcab. Semoga tahun akan lebih sukses lagi.***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan

Halaman