Minggu, 02 Maret 2014

Video Pembelajaran untuk Kemudahan Pembelajaran

Hari ini, Ahad (02/ 03) saya menulis di http://guraru.org/guru-berbagi/video-pembelajaran-matematik/#comment-33939 website 'guraru' perihal video pembelajaran, sesuai tema yang sudah ditetapkan. Saya ingin tulisan itu juga bisa dibaca pengunjung blog ini. Berikut tulisannya:

MEDIA pembelajaran pada dasarnya dibuat untuk membantu guru mengelola dan menyampaikan materi pembelajaran. Proses pembelajaran dengan atau tanpa media pembelajaran tentu saja akan berbeda hasilnya. Sebagai media, dia akan membantu menjembatani kehendak pendidik dan harapan peserta didik dalam satu proses pembelajaran walaupun pada hakikatnya pendidik bisa saja langsung menyampaikan materinya tanpa media kepada peserta didik.

Salah satu media pembelajaran yang dapat dan semakin banyak dipergunakan guru saat ini adalah video. Baik digital maupun analog, video yang dapat juga disebut sebagai 'gambar bergerak' pada hakikatnya adalah teknologi untuk menangkap dan merekam sekaligus memproses dan mentransmisikan gambar-gambar tersebut untuk ditampilkan kembali sebagai mana aslinya pada waktu dan tempat lain dalam bentuk gambar.

Memang tidak dapat disangkal bahwa revolusi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sudah sangat dahsyat dewasa ini. Kedalamnya termasuk perkembangan dan kemajuan video itu sendiri. Pengaruh TIK --termasuk video-- sendiri sudah sangat kuat dalam kehidupan manusia yang di dalamnya ada kita, para guru. Bagi guru, video ternyata dan tentu saja sangat berguna dan dapat dipergunakan sebagai media pembelajaran.

Sebagai media dengan peran penghubung antara kehendak guru (menyampaikan materi) dan harapan siswa (menyerap materi pembelajaran) maka kunci utama dalam membuat dan memanfaatkan media pembelajaran adalah memastikan bahwa media pembelajaran itu benar-benar mampu menjadi perantara yang baik. Artinya, media pembelajaran yang dipergunakan ketika mengelola proses pembelajaran adalah media pembelajaran yang dapat mengantarkan guru sebagai pengguna teknolgi dengan maksud tercapainya efektivitas dan efisiensi pengelolaan pembelajaran itu sendiri.

Jika video pembelajaran sudah dipilih menjadi media pembelajaran sebagai usaha mewujudkan pengelolaan pembelajaran yang berbasis TIK maka guru dituntut untuk memastikan bahwa media pembelajaran itu benar-benar mampu menjembatani fungsi guru sebagai pendidik, pengajar dan pembimbing dengan hak-hak peserta didik untuk mendapatkan pendidikan dalam proses pembelajaran yang baik dan menyenangkan itu.

Beberapa perinsip yang sudah dikemukakan Raharjo (1988) dalam membuat media pembelajaran perlu juga menjadi sebagian dari pegangan guru. Menurutnya bahwa media yang akan dipilih dan dibuat hendaklah jelas peruntukan penggunaannya (untuk siapa, untuk keperluan apa dan dimana akan dipergunakan). Dalam hal ini tentu saja media (video) pembelajaran yang akan dibuat adalah untuk peserta didik kita dengan perbedaan tingkat kelas dan pengatahuannya. Waktu dan tempat penggunaanny sudah pasti akan dipakai di sekolah (ruang pembelajaran) kita. Dengan mempertimbangkan beberapa keadaan dan ketentuan yang ada itu, kita harapkan media yang dibuat dan dipilih akan bisa dipergunakan secara maksimal mendukung tercapainya tujuan pembelajaran yang sudah ditetapkan.

Sebagai guru kita memang tidak bisa lari dari keharusan membuat media pembelajaran termasuk media seumpama video. Dengan harapan agar kita mampu mencapai tujuan pembelajaran yang optimal itu maka melengkapi pengelolaan pembelajaran dengan media pembelajaran semacam video adalah menjadi sebuah keniscayaan. Sudah banyak dan sering dikemukakan bahwa manfaat media pembelajaran (termasuk video) itu sangat banyak dan luas. Manfaat itu misalnya, 1) dapat memaksimalkan pencapaian tujuan pembelajaran; 2) memberi kemudahan dalam proses pembelajaran untuk mencapai efektivitas dan efisiensi pembelajaran; 3) mampu merangsang peserta didik untuk mandiri dan saling berinteraksi; 4) akan meningkatkan motivasi dan daya serap peerta didik; dan pasti masih banyak lagi manfaatnya.

Dari catatan sederhana itu dapat disimpulkan bahwa pada hakikatnya penggunaan video pembelajaran (termasuk media pembelajaran lainnya) adalah agar sebagian atau semua pesan yang akan disampaikan dalam pembelajaran yang akan dilakukan dapat tersampaikan melalui media tersebut. Selain itu diharapkan media itu akan menciptakan kemudahan dalam proses pengelolaan pembelajaran. Kemudahan yang diharapkan guru sesungguhnya adalah kemudahan bagi peserta didik dalam menerima materi pembelajaran itu sendiri. Kemudahan bagi guru, walaupun juga diharapkan tapi yang diutamakan adalah kemudahan bagi siswa sendiri.*** (dari berbagai sumber)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan