Selasa, 07 Januari 2014

Efektivitas 'Trobosan' di Tangan Siswa

BAGI sekolah yang melaksanakan kegiatan belajar tambahan (terobosan) untuk kelas XII ada beberapa kendala yang selalu ditemui. Mulai dari kesulitan mengatur waktu sampai kepada keseriusan peserta dalam mengikutinya. Di luar itu masih ada pula masalah iyuran yang terkadang tidak teranggarkan.


Kesulitan mengatur waktu terjadi karena yang namanya belajar tambahan tentu saja kesemapatannya adalah di luar jam pelajaran reguler yang sudah diatur. Guru atau siswa harus menambah jam belajar-mengajrnya di luar jam yang sudah ditentukan. Jika jadwal yang sudah ditentukan mengatur proses pembelajaran berlangsung dari pukul 07.00 hingga pukul 14.00 (kecuali Jumat) setiap hari, maka kegiatan terobosan harus dilaksanakan di luar waktu itu.

Tidak hanya guru yang terkadang enggan menambah waktu di sekolah tapi siswa (peserta didik) juga sama. Karena sudah merasa waktunya pulang maka dalam pikirannya setelah bel usai belajar (sesuai jadwal) dibunyikan tentu saja pulang. Mengapa juga harus menunggu di sekolah. Inilah kesulitan pertama dalam melaksanakan terobosan.

Kesulitan lainnya adalah masalah iyuran. Mengapa harus ada iyuran? Karena kegiatan terobosan adalah kegiatan belajar  tambahan maka juga harus ada biaya tambahan yang dikelarukan. Biaya itu diperlukan untuk rambahan transportasi dan atau biaya makan-minum para guru. Mereka harus menambah waktunya di sekolah hingga dua jam ke depan. Seharusnya pada saat itu para guru sudah bisa kembali ke rumah berjumpa keluarga. Tapi belum bisa karena ada jadwal terobosan. Artinya kelebiahan waktu mereka itu sebaiknya dibayar juga. Makanya perlu ada biaya tambahan.

Sebenarnya yang akan menentukan sukses-tidaknya kegiatan terobosan adalah keseriusan siswa dalam mengikutinya. Keberhasilan terobosan tidak akan ditentukan oleh biaya dan seghala macam lainnya. Justeru yang sangat menentukan adalah kemauan siswa itu sendiri. Merekalah yang akan menerima pembelajaran/ materi tambahan itu. Maka mereka pulalah yang akan menentukan keberasilannya.

Oleh karena itu diharapkan kepada seluruh peserta terobosan (kelas XII) supaya mengikuti kegiatan belajar tambahan ini dengan baik. Ikutilah dengan penuh kesungguhan. Ingat bahwa ujian nanti tidak akan ada membantu kecuali diri sendiri. Jika ingin membantu diri sendiri dalam UN (Ujian Nasional) nanti maka bantulah dari sekarang. Caranya? Ya, salah satunya adalah dengan mengikuti kegiatan terobosan dengan bersungguh-sungguh. Ok, selamat mengikuti dan sempoga sukses UN nanti.***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan

Halaman